Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

DPRD Jateng Minta Pengambilan Terumbu Karang di Jepara Dihentikan Sementara



Reporter:    /  @ 15:43:06  /  11 Agustus 2017

    Print       Email

Perwakilan nelayan, LSM lingkungan, DPRD Provinsi, BKSDA dan Pemkab Jepara melakukan pertemuan di Pendapa Jepara, Jumat (11/8/2017). (MuriaNewsCom/Padhang Pranoto)

MuriaNewsCom, Jepara – Komisi B DPRD Jawa Tengah meminta agar kegiatan pengambilan terumbu karang di perairan Jepara, dihentikan sementara. Kesepakatan itu dirumuskan saat rapat dengar pendapat, antara perwakilan nelayan, LSM lingkungan, DPRD Provinsi, BKSDA dan Pemkab Jepara, Jumat (11/8/2017) di ruang tamu pendapa kabupaten Jepara.

Wakil Ketua Komisi B DPRD Provinsi Jawa Tengah dr Messy Widiastuti Mars mengatakan, pertemuan tersebut dihelat merespon keluhan warga tentang adanya aktivitas pengambilan terumbu karang di perairan Desa Bondo, Bangsri. 

“Ini pertemuan awal, namun guna merespon peristiwa ini kami meminta agar pengambilan terumbu karang dihentikan terlebih dahulu. Hal itu sampai digelarnya pertemuan yang lebih lanjut nanti di Semarang, bersama pengusaha terumbu karang dan pihak terkait,” ujarnya, seusai pertemuan. 

Baca Juga : Alamak, Terumbu Karang di Pantai Bondo Jepara Dijarah Pengusaha

Pada pertemuan selanjutnya, Messy menyebut akan mengundang pihak pengusaha terumbu karang. Di sana akan dikaji, seberapa jauh prosedur pengambilan terumbu karang. 

“Kami akan menyuruh mereka (pengusaha) memresentasikan tentang pengambilan terumbu karang yang selama ini mereka geluti. Di mana saja dia mengambil, jumlahnya berapa, sudah sesuai dengan peraturan atau tidak,” urainya. 

Messy mengatakan di Jawa Tengah ada dua daerah yang mengalami kasus serupa, yakni Jepara dan Rembang. Namun di Rembang, pemerintah kabupaten telah membuat peraturan pelarangan pengambilan terumbu karang. 

“Kami mendorong pemkab Jepara untuk bisa melakukan hal yang sama dengan Rembang. Bisa melakukan kajian dengan peraturan daerah di sana. Sehingga keluhan masyarakat tidak terabaikan,” tutur dia.

Baca Juga: Nelayan Bondo Pertanyakan Aktivitas Pengambilan Terumbu Karang di Perairan Jepara

Diberitakan sebelumnya, Koordinator kelompok pengawas masyarakat “Jixnking’s”  Nanang Cahyo Hadi mengadukan masalah pengambilan terumbu karang hias di wilayah perairan Bondo-Bangsri. 

“Kami mempertanyakan hal itu, karena selama ini kami diimbau merawat terumbu karang, namun ada aktivitas tersebut,” kata dia. 

Editor: Supriyadi

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Band Narapidana Narkotika Pentaskan Lagu Kemerdekaan saat Pemberian Remisi di Lapas Pati

Selengkapnya →