Loading...
You are here:  Home  >  Headlines  >  Artikel ini

Ibu Pembuang Bayi di Jepara Diancam 15 Tahun Penjara 



Reporter:    /  @ 19:07:51  /  9 Agustus 2017

    Print       Email

Polisi memeriksa pelaku pembuangan bayi di Jepara yang ternyata ibu kandungnya sendiri. (MuriaNewsCom)

MuriaNewsCom, Jepara – Pelaku pembuang bayi di Mayong Lor SN (40) terancam mendekam di penjara selama 15 tahun. Ibu empat anak ini terbukti melanggar UU tentang perlindungan anak  dan kini diamankan di Polres Jepara untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Kabag Humas Polres Jepara AKP Sarwo Edy Santosa mengatakan, yang bersangkutan melanggar pasal 80 junto 76 C ayat 2 UU RI no 35/2014 tentang perubahan UU RI 23/2002 tentang perlindungan anak. 

“Tersangka diringkus di rumahnya, semalam (Selasa, 8/8/2017). Hal itu dari informasi dan petunjuk yang dikumpulkan penyidik dan mengerucut kepada tersangka,” tuturnya, dalam konferensi pers, Rabu (9/8/2017). 

Dirinya menuturkan, tersangka bekerja sebagai pelinting di sebuah pabrik rokok, yang ada di Desa Brantak Sekarjati, Kecamatan Welahan.

“Kepada petugas tersangka menyebut alasannya untuk mengugurkan bayinya hanya karena sering diejek oleh teman sekerjanya. Ia kemudian menggugurkan dengan meminum soda yang dicampur dengan obat sakit kepala,” urainya. 

Baca Juga: Ibu di Jepara Ini Nekat Buang Bayinya yang Baru Lahir karena Malu Diejek

Baca Juga : Dengan Soda dan Obat Sakit Kepala, SN Gugurkan Kandunganya yang Berumur 7 Bulan

Sementara itu tersangka SN menyebut, selama masa awal kehamilan hingga usia tujuh bulan, ia menyembunyikannya dari suaminya. 

“Sampai tadi malam saya ditangkap, suami saya tidak tahu bahwa saya hamil. Ketika dihadapannya selalu saya tutupi dengan memakai pakaian longgar. Dan setiap kali dia tanya saya selalu menghindar,” jelas SN sambil tertunduk. 

Kini hanya penyesalan yang menggelora di hati ibu empat anak itu. Ia tak lagi berkumpul bersama suami dan keempat anaknya.  

Editor: Supriyadi

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Band Narapidana Narkotika Pentaskan Lagu Kemerdekaan saat Pemberian Remisi di Lapas Pati

Selengkapnya →